PANDUAN

PANDUAN TEKNIS AUDIO VISUAL & KAMPANYE SOSMED PEMUTARAN FILM SENYAP

Kami telah mengirimkan DVD beserta buklet pendamping film Senyap ke alamat Anda. Mungkin saat ini Anda sudah menerima paket tersebut.

Setelah mengevaluasi berbagai laporan/dokumentasi dari berbagai pemutaran Jagal/The Act of Killing selama dua dua tahun terakhir, ada beberapa hal teknis yang ingin kami sampaikan untuk memaksimalkan dampak pemutaran sebagai bagian dari kampanye kesadaran HAM dan memperkuat dampak media audio-visual terhadap penonton.

1) Untuk menyemarakkan media sosial sebagai sarana kampanye, kami meminta agar teman-teman menggunakan tanda pagar (tagar/hashtag) #nontonSenyap di status Facebook atau twit. Ajak kawan-kawan dan orang yang dirasa perlu #nontonSenyap, misalnya “Ayo @jokowi #nontonSenyap.”

2) Selain tokoh utama yang terlihat dalam film (Adi, Rohani sang Ibu, dan Rukun sang Ayah), ada tokoh utama yang sangat penting dalam film Senyap tetapi kemunculannya hanya bisa didengar. Tokoh utama itu adalah kesenyapan itu sendiri. Oleh karena itu kami berharap suasana pemutaran dapat dirancang sekhidmat mungkin sepanjang pemutaran agar penonton dapat menelusur dan menghayati kesenyapan itu. Secara teknis, hal ini berkaitan erat dengan pengaturan volume suara.

Pada saat melakukan pengaturan volume suara, coba mainkan film pada kode waktu (timecode): menit 28 detik 02, dengan gambar berikut:
Panduan-Teknis-Senyap-TC-28_02

Volume suara terkeras dalam film Senyap ada sepanjang dialog ini. Atur volume suara setinggi-tingginya, namun tidak sampai memekakkan telinga penonton yang duduk paling dekat dengan speaker. Ikuti terus dialognya sampai menit 28 detik 59, dan atur volume terkeras pada dialog ini.

Sebagai pengukur volume terendah yang sama pentingnya, mainkan film pada menit 32 detik 17, dengan gambar berikut:
Panduan-Teknis-Senyap-TC-32_17

Pada bagian ini, penonton yang paling jauh dari speaker sekalipun seharusnya bisa mendengar lagu Lukisan Malam dilantunkan oleh Sam Saimun. Volume terendah untuk sound system paling baik jika di-set pada adegan ini. Volume suara diset pada volume terendah yang masih membuat penonton bisa mendengar lagu lukisan malam secara sangat sayup-sayup.

Pengaturan suara yang tepat akan membuat penonton nyaman mendengarkan dialog sepanjang film–tidak sampai mengganggu telinga karena terlalu keras, tetapi detil suara yang lembut dan sayup, seperti lagu Lukisan Malam, masih dapat terdengar.

3) Berkaitan dengan setting/pengaturan dan penempatan proyektor. Sebagai sebuah rangkaian gambar, penting untuk memastikan bahwa film diputar dengan aspect ratio yang tepat, yaitu 16:9. Kami yakin, bagi banyak penyelenggara pemutaran, hal ini sudah menjadi hal yang otomatis, tetapi dari berbagai dokumentasi pemutaran film Jagal kami sering menemukan bahwa setting proyektornya tidak tepat. Berikut beberapa contoh kesalahan:
AR-Lebar

 

AR-Tinggi

 

KS-Salah

 

Sebagai perbandingan, ketika sudut penempatan, setting aspect ratio, dan keystone sudah tepat, seharusnya proyeksi gambar di layar tampak sebagai berikut:
Tepat

Atas perhatiannya pada panduan teknis ini, kami ucapkan terima kasih.

Selamat memutarkan film Senyap.

Panitia Pemutaran Film Senyap
www.filmsenyap.com

still1

>> Unduh film Senyap di sini <<

>> Tonton film Senyap di Youtube <<

>> Unduh dan baca buku di sini <<